Joe Biden: AS Setop Kirim Senjata ke Israel

3

ARTVISI.or.id : Presiden AS Joe Biden memperingatkan Israel secara terbuka untuk pertama kalinya, bahwa Amerika Serikat akan berhenti memasok senjata jika pasukan Israel melakukan invasi besar-besaran ke Rafah, kota yang dipenuhi oleh para pengungsi di Gaza selatan.

“Saya perjelas bila mereka ke Rafah… Saya tak akan menyuplai senjata yang secara historis digunakan untuk menghadapi Rafah, menghadapi kota-kota, yang akan menangani masalah tersebut,” kata Biden dalam wawancara dengan CNN, seperti dilansir dari Arabnews, Kamis, 9 Mei 2024.

Biden menyadari senjata dari AS sudah digunakan Israel untuk membunuh warga sipil di Gaza selama tujuh bulan invasi ke kawasan tersebut dengan alasan memburu prajurit Hamas.

Sejauh ini, Israel sudah membunuh 34.789 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, kata Menteri Kesehatan Palestina.

Pada pekan ini, Israel menyerang Rafah, kota yang dihuni lebih dari 1 juta penduduk Palestina sebagai tempat perlindungan.

Seorang pejabat senior AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa Washington telah meninjau dengan cermat pengiriman senjata yang mungkin digunakan di Rafah dan sebagai hasilnya menghentikan pengiriman yang terdiri dari 1.800 bom seberat 2.000 pon (907 kg) dan 1.700 bom seberat 500 pon.

Menteri Pertahanan AS Llyod Austin mengatakan keputusan tersebut diambil karena keprihatinan terhadap Rafah dengan dalih Washington menentang invasi besar-besaran Israel tanpa melindungi warga sipil.

Sementara itu, Israel disebut frustrasi terhadap keputusan Amerika Serikat yang menghentikan pengiriman senjata untuk perang di Rafah. ***

Sumber : Arabnews | Weblink : https://www.arabnews.com/node/2507041/middle-east

Redaktur : Hermanto Dlei | Indonesian Islamic News Agency (IINA)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here