Arab Saudi Resmi Bergabung dalam TAC ASEAN

70

ARTVISI.or.id : Arab Saudi menambah daftar negara yang resmi bersahabat dengan ASEAN. Riyadh diharapkan berkontribusi pada keadilan dan kedamaian Asia Tenggara. ASEAN juga akan terus memperluas hubungan dengan tetangga Arab Saudi di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan meneken Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) ASEAN di Jakarta, Rabu (12/7/2023). Faisal khusus ke Jakarta untuk membuat Arab Saudi menjadi negara ke-51 yang meneken TAC. Setelah penandatanganan itu, ia meninggalkan Indonesia.

Menlu Retno Marsudi menyebut, aksesi TAC menunjukkan komitmen Arab Saudi untuk mematuhi prinsip ASEAN. ”Kami menyambut Arab Saudi ke dalam Keluarga ASEAN. Bersama-sama, kita harus menjadi kekuatan positif bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Retno.

Dengan meneken TAC ASEAN, Riyadh diharapkan berkomitmen pada kerja sama dan kolaborasi di Asia Tenggara. Arab Saudi juga diharapkan berkomitmen menegakkan hukum internasional dan berkontribusi pada kedamaian dan kestabilan Asia Tenggara. ”Nilai-nilai ini semakin penting di tengah dinamika geopolitik saat ini,” kata Retno.

Setelah Arab Saudi, ASEAN akan memperluas kerja sama dengan negara-negara Teluk. Menlu Malaysia Zambry Abdul Kadir mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama ASEAN-Organisasi Kerja Sama Negara Teluk (GCC) akan digelar di Riyadh pada Oktober 2023. Malaysia ditugasi mengurus persiapan itu. Kontak ASEAN-GCC dimulai pada 1990. Meski demikian, selama ini dialog masih dilakukan di tingkat menteri atau pejabat dengan posisi lebih rendah. Baru kali ini, ASEAN dan GCC akan menggelar KTT.

Zambry memastikan lokasi KTT beberapa bulan sejak rencana konferensi diumumkan. Awalnya, sejumlah pihak menduga KTT akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebagian diplomat menyebut KTT ASEAN-GCC akan digelar ke Sekretariat ASEAN di Jakarta. Kini, Zambry memastikan KTT akan digelar di Riyadh.

Negara dan kawasan lain

Retno mengatakan, ASEAN tidak hanya memperluas kemitraan di Timur Tengah. Tahun ini, ASEAN menanti Meksiko, Panama, dan Spanyol meneken TAC. Aksesi TAC oleh tiga negara itu diharapkan bisa dilakukan di sela-sela KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta pada September 2023.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (depan) mengajak para menlu ASEAN mengabadikan salah satu momen di sela-sela forum lanjutan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN, Rabu (12/7/2023), di Jakarta. Forum itu membahas Myanmar, keanggotaan Timor Leste, dan sejumlah isu lain di kawasan dan global.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (depan) mengajak para menlu ASEAN mengabadikan salah satu momen di sela-sela forum lanjutan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN, Rabu (12/7/2023), di Jakarta. Forum itu membahas Myanmar, keanggotaan Timor Leste, dan sejumlah isu lain di kawasan dan global.

Sekretariat ASEAN sedang menelaah permintaan Aljazair dan Serbia untuk menandatangani traktat tersebut. Untuk Serbia, para menlu ASEAN setuju aksesi bisa segera dilakukan. Adapun untuk Aljazair, belum bisa dipastikan aksesi bisa dilakukan.

Para menlu ASEAN setuju Sekretariat ASEAN bekerja sama dengan Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dan Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (IORA). ”Semua itu upaya memperluas semangat dialog, kolaborasi, inklusivitas dalam konteks menjadikan Indo-Pasifik kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” ujar Retno.

Para menlu ASEAN juga setuju menerima Afrika Selatan menjadi mitra wicara. Adapun Maroko secara prinsip sudah diterima. Selanjutnya, Maroko dan ASEAN akan berkoordinasi agar Rabat bisa sepenuhnya menjadi mitra wicara ASEAN.

Kini, ada 11 pihak menjadi mitra wicara ASEAN yang terdiri dari dua organisasi dan sembilan negara. Mereka adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa dari kelompok organisasi negara. Sementara dari kelompok negara ada Amerika Serikat, Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Rusia, dan Selandia Baru. Kecuali PBB, perwakilan seluruh mitra wicara ASEAN hadir di Jakarta pekan ini.

Forum ASEAN dengan 10 mitra wicaranya akan berlangsung pada Kamis hingga Sabtu pekan ini. Direktur Komisi Pusat Kebijakan Luar Negeri (CFAC) Partai Komunis China Wang Yi tiba di Jakarta pada Selasa siang. Ia tiba kala Retno dan Menlu Selandia Baru Nanaia Mahuta sedang menggelar pertemuan bilateral.

Bersama Menlu Rusia Sergey Lavrov, Wang ditemui Retno pada Selasa sore di Kantor Kemenlu RI. Retno juga menemui Menlu Australia Penny Wong di tempat yang sama. Sebelum bertemu Retno, Wong berbincang dengan perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi.

Reporter : Edi Susanto | ARTVISI.or.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here